
Pemerintah bakal menyelenggarakan seleksi CPNS dari jalur umum atau
honorer kategori dua (K2) pada 2015 ini. Tes yang rencananya digelar
sekitar Agustus-September itu akan menggunakan sistem Computer Assisted
Test (CAT).
Menurut Deputi SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara
dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Setiawan Wangsaatmaja, pemerintah
tengah menghitung jumlah kebutuhan pegawai di seluruh instansi. Pemerintah tetap merujuk pada moratorium CPNS.
"Moratorium CPNS tetap jalan, namun sifatnya terbatas. Masih ada
jabatan-jabatan yang kami buka. Antara lain tenaga pedidik, kesehatan
serta tenaga fungsional
tertentu seperti jaksa, penyuluh, dan lainnya," kata Setiawan, Jumat (27/3).
Kuota yang disiapkan akan mengikuti jumlah pensiun. Tahun ini,
diperkirakan ada sekitar 75 ribu-100 ribu PNS yang masuk batas usia
pensiun (BUP). Namun, jumlah itu akan dipetakan lagi.
"Jadi bukan berarti 100 ribu PNS yang pensiun lantas kami angkat juga
100 ribu. Kami lihat dulu yang pensiun ini ada di jabatan mana,"
ucapnya.
Kalau jabatan tenaga administrasinya yang sedikit, otomatis kuota CPNS
tahun ini juga banyak. Sebaliknya, bila tenaga administrasinya banyak,
kuota CPNS tahun ini akan mengecil karena yang dimoratoriumkan adalah
administrasi.
"Kalau disesuaikan dengan semangat zero growth, otomatis kuota CPNS yang
direkrut akan berkurang mengikuti jumlah pensiun. Namun, itu tidak
pakem. Artinya, kuotanya bisa kurang dari jumlah PNS yang pensiunnya.
Jadi, kalau yang pensiun tahun ini sekitar 100 ribu, tidak akan mungkin
lebih dari itu kuota CPNS baru," tuturnya. (sumber : www.jpnn.com)
Demikian berita tentang kuota CPNS tahun 2015 yang dapat dibagikan, semoga bermanfaat.
Selengkapnya tentang CPNS Disini
Type Your Comment Here